Senin, 29 Juni 2009

sadie




Sadie
is back! Setelah melempar maxi-single Grieving the dead soul di bulan Juli 2008 kemarin, tepat di tanggal 17 Desember 2008 Sadie kembali hadir dengan rilisan terbarunya berupa sebuah maxi-single yang diberi judul Ice Romancer. Secara keseluruhan, ini merupakan rilisan Sadie yang ke-empat kalinya sepanjang tahun 2008 ini. Bulan Maret 2008 kemarin dengan maxi-single Crimson Tear, diteruskan dengan melemparkan album the best bertajuk SADIE -UNDEAD13+2- di bulan Juni 2008 dan terakhir maxi-single Grieving the dead soul yang telah aku sebutkan di atas tadi. Sangat menarik untuk ditunggu pada bulan Pebruari 2009 mendatang, di mana Sadie akan merilis album terbarunya yang secara resmi sudah dikasih judul MASTER OF ROMANCE. Kembali ke maxi-single-nya, Ice Romancer ini sendiri dirilis dalam dua buah varian. Limited Edition dan Reguler Edition. Untuk Limited Edition bisa ditemukan tiga buah lagu baru plus PV dari lagu Ice Romancer. Sedangkan Reguler Edition juga tetap berisikan tiga buah lagu yang tadi itu plus satu buah bonus track

Sebelumnya, berikut sekilas profile dari Sadie. Band yang terbentuk sejak tahun 2005 kemarin ini termasuk band baru yang langsung mendapat banyak popularitas dan perhatian dari pendengar, khususnya penikmat sejati musik indie Visual-kei. Bukan hanya di dalam negeri saja, tetapi juga sudah melintasi benua. Hal ini mungkin salah satu sebabnya dikarenakan warna musiknya yang banyak disukai fans musik rock indie Jepang. Yaitu warna musik hard-rock yang mengandalkan ke-aggressive-an dan sound-sound berat. Sadie sendiri terdiri atas lima orang personil. Mereka adalah Mao pada posisi vokal, Tsurugi sebagai gitaris, Mizuki juga sebagai gitaris, Aki yang memegang alat bass dan terakhir tentunya Kei yang menggawangi posisi drum. Khusus untuk Mao sang vokalis, nih cowok dulunya roadie dari band cadas yang beken banget, yakni Dir en grey. Makanya kita tidak perlu heran apabila karya-karya Sadie sepintas mirip banget kayak Dir en grey. Bahkan vokal dan gaya aksi Mao hampir mengikuti Kyo, dimulai dari growl, scream, dll. Yah, namanya juga terinspirasi....

Tanpa perlu membuang-buang waktu lagi langsung saja kita simak lagu pertama, the song title, tak lain dan tak bukan adalah Ice Romancer [04:43]. WOW, I REALLY LOVE THIS SONG! Sekali lagi pembuktian dari Sadie bahwa mereka sudah bisa menciptakan lagu yang kaya akan aransemen serta komposisinya. Jadi tidak lagi sekedar verse-chorus-verse-chorus-interlude-chorus lagi. Intro awalnya hampir persis dengan intro lagu Crimson Tear. Yang langsung diteruskan dengan vokal Mao yang memainkan alunan chorus pada lagu ini. Seperti biasa dan tipikal lagu-lagunya Sadie, tempo lagu cukup nge-beat dengan sentuhan beberapa melodi dan tentunya, aksi heavy riffs guitar yang cukup memberikan "fantasi" tersendiri bagi penggemar musik rock maupun hard-rock.Verses-nya kali cukup unik. Rada nge-groove dengan sentuhan aksi driving bass Aki yang mencoba mengikuti ketukan-ketukan drum miliknya Kei. Tsurugi dan Mizuki pun mengisinya dengan petikan-petikan electric melody guitar-nya. Cukup menghibur dan tentunya menarik. Chorus entah kenapa terasa standar saja. Tidak ada sesuatu yang lebih. Salah satu momen menarik bisa disimak saat memasuki durasi 03:25. Yeah, feel free to head-banging your fuckin' head! Oh iya, di lagu ini Mao beraksi dengan beberapa aksi vokalnya. Mulai dari normal-voice, high-tone, growl bahkan sampai dengan scream. Good job and good song!

marionette [03:52] menjadi lagu berikutnya. Kembali menampilkan sebuah lagu dengan permainan musik yang cukup aggressive. Verses awal mengingatkan aku akan lagunya Dir en grey yang berjudul C [album Withering to death, rilis tahun 2005]. Namun selebihnya aman alias tidak "kontak" secara keseluruhan. Entah dengan kalian, yang pasti aku tidak suka dengan vokal Mao saat mencapai bagian chorus. Menyentuh nada tertinggi sih, sayang terlalu sengau. Artikulasi-nya juga kurang jelas terdengar. Namun di balik itu semua, seperti biasanya, aksi growl Mao tetap terasa mantap! Hmm well, bukan sebuah lagu terbaik miliknya Sadie. Sudah terlalu sering mendengarkan yang seperti dalam semua karya-karya miliknya Sadie. Dan juga sebuah lagu yang kurang membekas di dalam benak.

Selesai dengan marionette dilanjutkan dengan lagu Recall [06:02]. Nah, ini dia yang bikin aku sedikit kaget. Lagu ini sangat berbeda jauh dengan tema-tema maupun pakem lagu Sadie sesungguhnya. Sebab lagu Recall sangat kental banget dengan nuansa Oshare-kei-nya. Sebagai contoh, sebut saja band seperti ayabie. Hehe. Lagunya cukup catchy dengan permainan melodi-melodi indah yang cukup ringan. Chorusnya juga, Oshare-kei oriented! Aku suka dengan tarikan vokal Mao di bagian chorus tersebut. Driving bass line Aki terdengar ngotot walaupun lagu ini sebenarnya sedikit lebih relax dan calm. Interesting song....!

Akhirnya sampai juga pada lagu terakhir yang ada dalam maxi-single ini. Judulnya yaitu Psychedelic Chemical Movie [04:22]. Memang tidak percuma dijadikan bonus track. Lagunya memang cukup asyik untuk disimak. Sepanjang durasi lagu ini seakan-akan mengajak pendengar untuk bermoshing-ria dengan alunan-alunan yang ada. Bisa dikatakan ini sebuah fans-service-song guna memenuhi dahaga fans setianya yang rindu dengan musik-musik se-aggressive ini. Beberapa buah interlude-pun dengan sengaja memainkan kocokan-kocokan gitar yang berat nan catchy dengan maksud, yah apalagi kalo bukan head-banging rules! Itu bisa disimak antara durasi 02:34 s/d 03:08. Sayang, seperti lagu marionette tadi, chorusnya kurang menggigit. Tapi keseluruhannya, bagiku lagu ini oke lah.

Otomatis, lagu yang bisa dijadikan highlight [in my opinion, of course!] dalam maxi-single Sadie kali ini datang dari lagu Ice Romancer dan Recall. Sisanya, anggap saja itu B-side filler track. Well, bagaimana-pun juga Ice Romancer tetap menjadi sebuah single yang cukup layak untuk disimak. Untuk itu, maxi-single ini pun aku kasih rating 4/5 bintang.

Sadie sudah merilis tiga buah maxi-single. Dan kemungkinan tiga buah song title, mulai dari Crimson Tear, Grieving the dead soul sampai dengan Ice Romancer sudah pasti dimasukkan ke dalam album terbarunya nanti. Namun jika tidak, itu malah lebih bagus kok. Haha. Yosh, jadi tidak sabar nih menunggu sampai albumnya rilis pada dua bulan mendatang.

Semoga berkenan....(anthonysinaga)

Tambahan:
Sadie's official site: http://www.sadie-web.com
DISCOGRAPHY: http://jame-world.com/us/database-artist-discography.php?id=713


DOWNLOAD J-ROCK MUSIC

12012
















12012 (dibaca : 'ichi ni zero ichi ni') adalah sebuah band visual kei yang berasal dari Kansai salah satu bagian di wilayah Jepang. Band ini memakai nama yang diambil dari Undang-undang di negara bagian California, yang isinya mengenai pelarangan kepemilikan senjata api. Band yang terdiri dari lima orang member itu, seringkali mengemas lagu-lagunya menjadi sebuah cerita, dimana bagian liriknya selalu dikerjakan oleh sang vokalisnya yaitu Miyawaki Wataru. Gaya bermusik band ini cenderung lebih ngerock, gelap dengan aliran yang agresif.
biography
12012 secara resmi terbentuk pada tanggal 1 Mei 2003, yang pada saat itu juga langsung bergabung dengan Undercode Productions, tempat dimana band-band lain bernaung seperti Vidoll dan Phantasmagoria. Akhir Mei, mereka bersama-sama mengadakan konser pertama di sebuah klub di Osaka pada tanggal 31 Mei. Musim panas, band ini merilis maxi single pertama yang berjudul depression sign yang terbatas 1000 copi, dan hingga kini maxi tersebut masih dicari-cari oleh para fansnya.

Band ini ikut berpartisipasi di berbagai acara dan menyumbangkan lagunya di beberapa omnibus, ini menyebabkan kepopuleran 12012 makin meningkat dari tahun 2003 hingga 2004. Pada bulan Oktober 2004, mereka mengadakan acara 6 hari yang bertajuk Guilty of Six Days, dimana tiap-tiap acara diorganisir oleh salah seorang member 12012, sedangkan acara finalnya diorganisir oleh seluruh member. Band-band yang tampil di acara tersebut antara lain Duel Jewel dan Panic Channel, dan menampilkan pula beberapa band lainnya. Masih di bulan yang sama, mereka memulai jadwal rilis dengan mengeluarkan serangkaian rilisan; mini album Bell Salem yang dirilis di bulan Oktober diikuti oleh Knight Mare di bulan Nopember, dan terakhir shin~deep di bulan Desember. Pada akhir tahun 2004 mereka tampil di hari yang sama namun di dua kota atau tempat yang berbeda, yaitu Tokyo dan Osaka.

Bulan Februari 2005, band ini menggelar one-man pertamanya di ESAKA MUSE dan selanjutnya live tersebut diluncurkan dalam bentuk DVD. Di bulan Mei, mereka merayakan peringatan hari jadinya yang kedua sebagai sebuah band sebelum merilis ulang beberapa rilisan lamanya, termasuk depression sign. Pada bulan Juli, DVD yang berisi pv dirilis sebelum band ini mengadakan tur kecil di bulan September.
Rupanya 12012 makin sibuk memasuki tahun 2006; mereka ikut berpartisipasi di berbagai acara, perilisan tiga buah photobook dan merilis dua buah album sebelum pertengahan tahun.
Album pertama mereka yang berjudul PLAY DOLLS, dirilis menjadi dua versi, salah satunya adalah berisi sebuah DVD dan yang lainnya berbonus CD. Mereka juga merilis sebuah ‘best of’ album yang diberi judul not obtain+1.
Di bulan Mei, mereka menggelar sebuah tur oneman untuk merayakan tiga tahunnya band ini sekaligus merilis sebuah single barunya Heart. Kemudian mereka mengeluarkan sebuah DVD yang berisi footage tur yang dirilis pada bulan Agustus.

Meskipun telah melakukan banyak tur dan perilisan, tidak ada kata istirahat untuk mereka karena Miyawaki Wataru dan Sakai Hiroaki hadir mengunjungi fans internasionalnya di acara Anime Expo tahun 2006 di California Selatan, dimana acara tersebut berisi pembagian tanda tangan dan bersalaman. Bukan itu saja, pada musim gugur seluruh member band tersebut bertolak ke Jerman dan Perancis untuk mengunjungi para penggemarnya di sana sebelum mereka kembali berkunjung ke Amerika untuk tampil di acara Onicon yang diselenggarakan di Texas. Selain semua itu, mereka juga merilis tiga single berturut-turut; PISTOL di bulan September, wana di bulan Oktober, dan terakhir Over... di bulan Nopember. Kemudian mereka mengadakan tur lain di Jepang, yang dimulai pada pertengahan Nopember hingga Desember.


12012 - Over... - 12012

Angin perubahan terjadi pada band ini ketika memasuki tahun 2007, setelah graduation dari indies label Undercode Productions, mereka menandatangani kontrak dengan sebuah label baru yang bernama Back Coat di bulan Februari. Meskipun mereka berubah label, namun karya-karya dari 12012 tidak terlihat mengalami perubahan secara tajam; tambahan lainnya mereka merilis sebuah single baru, menggelar tur musim panas, dan melakukan perjalanan keduanya ke Amerika dengan menggelar pertunjukkan di sana, tidak dipungkiri lagi band ini telah banyak mengalami peningkatan pada tahun belakangan ini.

JUStiCE





Justice adalah band yang sangat Populer di daerah Banyumas,yah masih bisa dibilang band indie sih..tapi jika kita lihat penampilannya whwhwhwhw,,sangat mengagumkan apalagi sang Drumer yang memainkan ketukan drum ala Punk<>J-rock diatas rata-rata...Disini bisa kita lihat bahwa mereka masih duduk dibangku SMA,mereka sekolah di SMA SUMPIUH banyumas,jawa tengah.Mereka mempunyai Aliran yang berbeda-beda satu dengan yang lain,,,
contoh musik fave pribadi mereka;

eqoo :interest Punk-rock-Pop
Rauf :Punk-Metal-Rock
VAnus :Apa aja masuk:pop-punk-rock-dangdut oK
Fian :J-rock-Punk-Rock-J-Metal...yang pke J didepan nya lah..

Mereka gak sering tampil di even-even music festival,tapi kalau udah maen,,yang Bolak-balik tampil pasti lewat euY,,percaya dah ma Gw....
Adapun Profile dari mereka:

Eko-Death Vocal-Guitar
Kelamin :Jantan
Jurusan :IPS
Alamat :Sumpiuh.banyumas
Rokok :Djarum Super-LA-Marlboro
Guitar :Gibson Les paul.

RAuf-bass-backing Vocal
Kelamin :jantan
Jurusan :IPS
Alamat :Kemranjen.banyumas
Rokok :Kadang-kadang
Bass :Fender,ESP

Vanus-Leader Guitar
Kelamim :jantan
Jurusan :IPS
Alamat :Sumpiuh.Banyumas
Rokok :Djarum super,SAmpoerna kretek,
dji sam soe.
Guitar :Gibson Les paul,Fender,Ibanez

Fian-Drum ltd.
kelamin :Jantan
Jurusan :IPS
Alamat :Banyumas
Rokok :not Smoking
Drum :Pearl,Tama,Green

WAlaupun mereka sejurusan (IPS) mereka duduk dikelas yang berbeda
Eko dan fian-IPS 1,,,RAuf dan VAnus IPS 3,mereka dapat berinteraksi
secara maksi,,walaupun gak baget....


Ketika tampil di BAli.Minus-vANUS.

Minggu, 28 Juni 2009

SID シド


SID announced the release of their long-awaited first major album for July 1st. Titled hikari, the album, their first in approximately a year and a half, will include their most recent singles Monokuro no Kiss, Nidome no kanojo and Uso, the b-side Nakidashita onna to kyomukan and more for a total of 11 tracks. As usual with their releases, the album will also be available in three editions, one regular and two limited coming with a different DVD each. However, the contents of the DVDs have yet to be announced.
SID released their long-awaited new album on February 20th. From March 11th, their national tour, including ten venues, began, the tour final being held at Kokuritsu Yoyogi Daiichi Taiikukan! Since they started the band, it has taken only three years to be able to do a one-man live at Nippon Budokan, showing just how much effort they made to gain such success. In this magazine, before making any predictions about them for 2008, each member will be asked about what they think, who has been doing all the hard work. Zy wishes for the readers to feel the members' strong beliefs, which are often not seen when just looking at their accomplishments.


Mao

First of all, I want you to look back over everything. Has it been hard?

Mao: Yes and no. Well, not hard all the time. At one stage we didn't have enough money, so that was kind of hard. But I just ate low-priced foods and wore cheap clothes...so it wasn't that hard.

I see. Basically, it was a time when you were working hard towards your dream.

Mao: It might have been harder with the band I was in before SID. It was not popular at all for a long time. But SID's audience grew quickly, so it was like going from strength to strength rather than feeling hard for me.

What you experienced in your former band was useful in this band. What was your secret strategy?

Mao: To increase the audience we did more live performances. New bands often appear in media advertisements from their beginning, but we didn't do that. I learned that in my former band. As we didn't have money or any connections, we couldn't advertise, but we made good use of the situation. We acted like a mysterious band; SID in our first year. We were probably thought of like, "SID has more people at their lives, but they are not seen very often, and they don't release their music." Even if our music was released, it was in small numbers, only about one hundred MDs at a time.


Shinji

Since SID started as a band, have there been any walls or difficulties that you've felt, Shinji?

Shinji: Well, simply said, it isn't easy all the time. It's hard to make songs. If I always had enough time, it would be better, but I don't have time and I have to make songs, and that is getting harder day by day.

Making songs...

Shinji: Sometimes when I let the other members listen to a song that I thought was great, it does not really work out as I expected. That happens a lot.

And of course, your standards are getting higher and higher every year too?

Shinji: Yes. We keep aiming higher. But the day that I write the song, I love it very much, so I always think any song that I make is good. After about three days, once I have calmed down, I listen to it again and if I still think it's good, that means that it is a really good song.

Then you must have many unreleased songs.

Shinji: I put almost all the songs I make into iTunes and the number of songs that I have never let others listen to keeps increasing.

They are treasures, aren't they? (laugh)

Shinji: Uh~n...But I don't want the songs that I don't think are that good to be listened to. But sometimes when they are listened to by accident, people say "It's good. Why did you hide this?" (laugh) I think that it's important that I'm satisfied with them more than anyone else.

If you are told by others that they want to use the song and work on it, what would you do?

Shinji: I'd somehow change the part that I don't like and bring it in for them.

Then what would happen if they said that the unchanged song was better?

Shinji: That sometimes happens. Actually, it happened recently. And I swallowed my tears. (laugh)


Aki

Have you experienced any hard times since SID was formed up until now?

Aki: Yeah, there are hard times, but I try to stay enthusiastic about everything that happens.

Oh, you are positive!

Aki: I think that you have to be that way. Nothing changes if you just roar, "It's hard. I can't do this." Before, I used to act like that and just worry about what I should do. Recently I think that that kind of thinking is a waste of time. It's useless. If you have time to roar, you would be much better off thinking about how to change things and make them better, even by just a little bit. So these days I try not to think about any difficulties that may present themselves.

Did you roar before?

Aki: Yes, I did. That was quite a long time ago though. Now, when I have time to think like that, I just play my bass. (laugh)

Can I ask you what you roared about before?

Aki: Perhaps I felt uneasy. It might seem strange, but I was scared somehow...even though I had every confidence in SID.

That is unexpected.

Aki: I didn't feel alienated from the band; moreover, our members are so friendly. But I felt like, unless I was strong enough, I wasn't worth being in this band. If I couldn't play bass just like this, I would be easily beaten by someone skillful who would come to us saying "I want to be in SID too." There was a time when I had anxieties like that.

You know, you appear more self-confident than that.

Aki: I will keep protecting my position in the band, but there was a time when things were scary. That way of thinking is not so cool though. To remove the anxiety, I have to increase my skill and have more confidence in what I do. Then I won't think that things are that hard for me.


Yuya

Since the band's conception, SID seems to have been going very smoothly, but how about you, Yuya? Do you think you had some difficulties that couldn't be seen by those on the outside?

Yuya: Yes. For example, before SID was represented through an office, we could do things our own way. But after we entered into an office it was difficult to know where to draw the line, mentally speaking, you know, to leave things up to others to do. But that turned out to be a good thing, so I have grown to accept it.

So you found that difficult?

Yuya: Yeah. Also there were things that I did not understand as we started taking the next step, one after the other.

Yes, it always takes time to trust others and build relationships outside the band.

Yuya: It was hard at first. But now we have learned various things, so I don't have those fears anymore.

In addition, Yuya, you basically have a positive nature, don't you?

Yuya: Yes, I'm positive.

I think your positivity has a good effect on the band, but are there not times where you are hurt?

Yuya: Ah. Yeah, at times. I think that it's because I have had various negative experiences that I can be totally positive about things now. Without them I would just be positive.

Totally positive! (laugh) That is a new expression!

Yuya: Do you understand? My positivity is what I keep holding on to all the time. It's useless being only kind of positive. People who have never been negative or haven't experienced negativity so much would be just kind of positive. They are different from the positivity that I am talking about!

yA kira-kira itu wawancara yang dapat saya ulas mengenai SID dari berbagai sumber(jame-world).


シド (SID) first came together in 2003, when Mao recruited Aki after seeing him play live. He later recruited Yuuya and Shinji from their respective bands to work with SID part-time as support, and it wasn't until early next year (2004/01/14, making 1/14 the band's official anniversary) that they chose to remain with SID as official members, leaving the band with a full and lasting lineup.


The band started off small, but not without a certain charming flair. Where most bandmen handed out fliers, they also used megaphones as a means of personal promotion. Despite having only a small collection of songs to offer, they worked relentlessly to produce more. Their releases varied widely in style and composition, and the band made it an obvious goal to appeal to a broad audience - a plan which obviously worked. SID grew rapidly in their initial years, at a rate which surprised numerous publications and notoriously earned them the title "the monster band of the indie scene".


SID signed first with Danger Crue records, working with Yasunori Sakurazawa, who aided in the arrangement of many of their early songs. Before long, even at their then indie status, SID began charting with major releases on Oricon and successfully selling out numerous large venues, Budokan among them. They stood out from their peers with their ever-changing sound and the ease with which they could shift between styles, a characteristic that could describe few other visual kei bands. Their major debut concert was held on November 2nd, 2008 at Nippon Budokan - selling out in under three minutes - and following a final indie tour held within standing live halls all throughout Japan.



Since their major debut, SID have gone on to release three new singles under Sony, the most recent of which (嘘 [Uso]) ranked in at second on Oricon and landed them a spot on the popular show Music Station for the first time. The song has also been adopted as the first ending to the anime Fullmetal Alchemist: Brotherhood. Their first major album, 「hikari」, is set for release on 7/1, and will serve as the primary set list for what will be their largest tour to date.

SuG


SuG dibentuk pada tahun 2006 oleh personel takeru(vocal),masato(guitar),yuji(guitar),pada bulan november mitsuru bergabung sebagai penggebuk drum.Bnad ini mulai aktif pada tahun 2007 dan pada bulan juni chiyu bergabung sebagai bass,Mereka terus mempromosikan musik mereka agar banyak yang mengetahuinya dengan merilis lagu pertama mereka yang dirilis dalam album CANNONBALL vol.3.
Setelah banyak mengisi acara pada musim semi dan musim panas,SuG bergabung dengan perusahaan J-rock PS Company yang merupakan Label Visual kei terkenal yang ada di jepang.Dan pada bulan agustus mereka merilis Maxi single scheat dan di susul pada bulan september dengan mngeluarkan single kedua yang berjudul Alterna,kedua single ini berhasil mempromosikan SuG menjadi band yang terkenal di jepang.
Pada akhir 2007 mereka merilis mini-album yang berjudul
I SCREAM PARTY,dan pada tanggal 29 september mereka melakukan tour di cologne,jerman,Sebagai band indie hal itu adalah prestasi besar,bisa mempromosikan band mereka keluar benua.Pada tahun 2008 mereka menjadi band yang cukup terkenal walaupun umur mereka masih seumur jagung,,dan pada tahun yang sama mereka merilis album pertamanya yang berjudul n0iZ stAr.
Pada tahun yang sama Takeru sang vocalis bermain dalam sebuah film yang berjudul Aquarian Age,wah ajumumpung banget....dia film yang bertemakan action ini dia bermain bersama para personel alice nine.
dan pada bulan september mereka merilis mini-album yang berjudul Punkitsch.
SuG merilis single Tricolour Color pada bulan september,,terlihat dalam 1 tahun ini mereka sangat sibuk dengan promo-promo single yang baru.Single baru mereka itu dirilis dalam 3 versi sesuai dengan judul nya;putih,biru dan merah.
Pada tahun 2009 mereka ikut ambil serta dalam conser besar PS COMPANY 10th anniversary festival.
Pada bulan februari mereka merayakan Ulang tahu mereka yang ke tiga(3) di Takadanobaba AREA.Pada bulan yang sama Takeru kembali berakting dalam film yang dirilis dalam versi DVD berjudul
Beat Rock ✩ Love
,dia berperan sebagai Vocalis di sebuah band yang bernama Love Diving.


click to comment

Pada bulan april mereka merilis single 39GalaxyZ.Dan itupun menjadi proyek terakhir drumer mereka MITSURU karena dia keluar dari band dan pada penampilan di SHIBUYA O-east menjadi penampilan terakhirnya.

Sabtu, 27 Juni 2009

Nightmare/Naitomea


咲人
On Guitar
B.D.06.29
Cancer
Blood Type A


Ni~ya
On Bass
B.D.06.23
Cancer
Blood Type O


YOMI
On Vocal
B.D.07.14
Cancer
Blood Type A



RUKA
On Drums
B.D.06.09
Gemini
Blood Type O




On Guitar
B.D.03.05
Pisces
Blood Type AB



MIYAVI

miyavi. lahir pada tanggal 14 September 1981 di Hyogo, Jepang, ibunya kelahiran jepang dan ayahnya keturunan generasi
Zainichi Korea,sejak dia masih kecil dia sudah mulai bisa memainkan alat-alat musik sejak itulah dia sudah bercita-cita untuk menjadi seorang artis band,,,
Mulai dewasa dia membuat sebuah band yang bernama due la Qu'artz
yang beranggotakan sakito,ken,kikasa dan Miyavi,pada tahun 1999 mereka menggelar konser mereka dibawah naungan PS Company yang sekarang juga menjadi labelnya miyavi,,
ada pun pada tahun 2002 Due la Quartz dinyatakan bubar,dan pada saat itu miyavi menyatakan bahwa dia akan melanjutkan cita-citanya sebagai artis dengan jalur solo artis.pada tahun yang sama miyavi memulai karir lewat indie label dan mengakhiri indie labelnya pada tahun 2004 dengan merilis single pertamanya Rock no gyakushu,adapun lagu indie nya yang sangat saya suka yang berjudul Jingle Bell-kari- dimana dia mampu menampilkan melodi-melodi yang catchy bagi seorang soloist.

Miyavi pun sering menciptakan lagu yang antinya akan merajai Orichon chart 30 besar,,dia pun pernah mendapatkan kehormatan untuk konser di USA untuk menghibur di acara ANIME terbesar di sana.SElain menampilkan image yang visual catchy dia juga sering mengadopsi gaya-gaya tradisional jepang dilihat dari penampilannya,yang senang menggunakan pakaian yang bermotif sakura,dan rock gaya Yukata,serta dilihat dari lagunya dia sangat menjunjung tinggi budaya aslinya yaitu Nihon Culture seperti contoh;albumnya yang disangkut-sangkutkan dengan budaya jepang Samurai season,thiz IZ JAPANESE KABUKI ROCK,jpn pride,kabuki boys,21 century tokyo blues,kabuki danshi,,ya ya masih banyak lagi karya nya
yang membangga-banggakan negaranya dan budayanya,
kita jarus belajar dari dia,mungkin nanti lahir aliran musik
baru yang berbau jawa di negara kita ini,hahahahaha.

Pada tahun 2007 dia merilis album yang berjudul
THIZ IZ JAPANESE KABUKI ROCK,,dari kata-katanya
saja,tterlihat bahwa miyavi ingin mempromosikan budaya
negaranya,kapan ada orang indonesia yang bangga akan
budaya nya seperti dia..
adapun track listnya:
1.jpn pride
2.21 century tokyo blues
3.kabuki dansihi-kavki boyz-
4.boom-hah-boom hah-hah
5.memories oh boshido-instrumental-
6.nowhere god
7.hi no hikari sae todokanai kono basho de
8.sakihokoru hana no you ni
9.Subarashikikana, Kono Sekai -What A wonderful world
10.Tsurezure Naru Hibi Naredo
11.Thanx Givin' Day

miyavi juga memiliki say project band,,yang bernama S.K.I.N ,band ini beranggotakan para rockstar terkenal dar jepang seperti miyavi(guitar),Gackt(vocal),sugizo(Guitar,violin),yoshi-
ki(drum piano),sepintas band ini memang jarang mengadakan konser karena mereka sibuk dengan project-project utama mereka karena band ini hanyalah band pengisi waktu kosong mereka.
Pada tahun 2009 di merilis album remix yang digarap oleh Teddy LOid seorang DJ terkenal yang sering mondar-mandir ke jepang.














Adapun masalah kehidupan pribadinya,dia juga banyak terkena gossip dari para wartawan,adpun soal anak,menikah,istri,(saya saja bingung dibuatnya) saya lihat dia sudah mempunyai 2 anak,tapi kemaren pada bulan april 2009
dia telah menikah dengan seorang penyanyi solo wanita yang bernama Melody,dia juga berkebangsaan jepang tapi lahir di Hawai.Tak ada bukti yang konkret kalau mereka telah menikah seperti foto,video hanya media koran saja yang telah memberitakan hal itu,.Gambar ini diambil dari salah satu vid pv.